Sebuah masukan, untuk pembaca yg mau diajak berpikir ilmiah Berdasar teori bahasa, kata KHILAFAH merupakan masdar atau kata dasar dari kata khalafa-yakhlifu, failnya atau pelakunya disebut KHALIFAH. KHILAFAH didefinisikan sebagai sistem tata kelola negara yang dipimpin oleh seorang pemimpin dengan sebutan KHALIFAH, sehingga khalifah ini sama dengan pemimpin sebuah negara atau sama dengan Presiden padaLanjutkan membaca “TINJAUAN PEMAHAMAN ARTI KHILAFAH MENURUT KAIDAH BAHASA”
Arsip Penulis:Milenialera
PEMAHAMAN DINUL ISLAM MENURUT KAIDAH BAHASA
Sebuah masukan, untuk pembaca yg mau diajak berpikir ilmiah Perkataan DINUL ISLAM pertama kali diperkenalkan oleh Rasulullah SAW, oleh karena itu kalau mau memberi arti kata tersebut ke dalam bahasa Indonesia harus dikembalikan menurut pemahaman asal perkataan tersebut, kalau tidak demikian akan merubah pemahaman, bahkan bisa bertolak belakang. DINUL ISLAM terdiri dari dua kata yaituLanjutkan membaca “PEMAHAMAN DINUL ISLAM MENURUT KAIDAH BAHASA”
Konstelasi Pemahaman Keyakinan Terhadap Satu Agama
Konstelasi pemahaman terhadap keyakinan dari suatu agama sifat awalnya berpangkal dari hasil turunan langsung orang tua diakui atau tidak memang demikian kenyataannya, sedikit sekali yang tumbuh dari hasil pemikiran pribadi melalui konteks spiritualisme melalui kajian sendiri, karena kita beranggapan menyimpang dari doktrin orang tua merupakan hal yang tabu dan bahkan menjadi durhaka. Namun dalam perjalananLanjutkan membaca “Konstelasi Pemahaman Keyakinan Terhadap Satu Agama”
Konsep Tatanan Baru Yang Terpingit
“Demokrasi Pancasila Sistem Tata Kelola Dunia Baru” merupakan konsep tatanan baru warisan leluhur yang terpingit sejak ditetapkan tgl 18 Agustus 1945. Konsep warisan leluhur tersebut bagaikan SATRIO PININGIT yang dapat membangkitkan BUDAK ANGON yaitu membangkitkan anak2 muda yang berpikiran idealis untuk menjadi JURU SELAMAT bangsa Indonesia. Mereka saat ini sedang terkungkung dan digembala dalam linkunganLanjutkan membaca “Konsep Tatanan Baru Yang Terpingit”
OMONG KOSONG BELAKA KEMISKINAN MAMPU DIENTASKAN
Kita pasti menyadari selama 78 tahun lebih Indonesia Merdeka hingga saat ini belum terwujud juga keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, kenyataan ini bukan karena SIAPA PRESIDEN nya, melainkan satu sebab, kita berkhianat terhadap cita-cita para leluhur pendiri NKRI yaitu dengan tidak memperlakukan serta mengundangkan Pancasila dan UUD-45 sesuai marwahnya, bahkan Pancasila dan UUD-45 saatLanjutkan membaca “OMONG KOSONG BELAKA KEMISKINAN MAMPU DIENTASKAN”
PERCAYALAH !!
Kita pasti akan sampai pada titik jenuh dalam dukung mendukung seperti pengalaman dari pendahulu-pendahulu kita, yang hasilnya sudah bisa dipastikan siapapun presidennya tidak akan bisa mewujudkan Sila Ke-5 “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”. Yang pasti dan sudah terbukti hanya bisa mewujudkan kesejahteraan bagi para kroni-kroninya, melalui permainan proyek kotor yang dikemas dengan peraturan pemerintahLanjutkan membaca “PERCAYALAH !!”
PANCASILA ADALAH HUKUM DASAR TATA NEGARA
Pancasila merupakan intisari dari Pembukaan UUD-45 yang terdapat pada alinea ke 4 dengan dasar pemikiran yg demikian maka Pancasila merupakan bagian yang tak terpisahkan dari UUD-45 keduanya merupakan satu kesatuan. Pembukaan UUD-45 sesuai marwah aslinya atau berdasarkan penyusunan oleh BPUPKI, berisi gambaran umum tentang Ideologi negara atau berisi gagasan dasar tentang konsep tata negara, makaLanjutkan membaca “PANCASILA ADALAH HUKUM DASAR TATA NEGARA”
SEBUAH RENUNGAN 78 TAHUN KEMERDEKAAN INDONESIA
Mari kita gaungkan hingga membentuk dinamika baru di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tentunya dengan semangat Proklamasi Kemerdekaan dan sikap saling menghormati untuk meninjau kembali UUD-45 hasil amandemen yang saat ini sudah kita rasakan sangat merusak kerukunan hidup berbangsa. Perbaikannya tidak ada jalan yang terbaik, kecuali kembali ke UUD-45 (naskah asli) yang telah disepakati danLanjutkan membaca “SEBUAH RENUNGAN 78 TAHUN KEMERDEKAAN INDONESIA”
REVOLUSI PENGERTIAN DAN PEMAHAMAN DINUL ISLAM
Buat pembaca yg mau diajak berpikir ilmiah Perkataan DINUL ISLAM pertama kali diperkenalkan oleh Rasulullah SAW, oleh karena itu kalau mau memberi arti kata tersebut ke dalam bahasa Indonesia harus dikembalikan menurut pemahaman asal perkataan tersebut, kalau tidak demikian akan merubah pemahaman, bahkan bisa bertolak belakang. DINUL ISLAM terdiri dari dua kata yaitu Dinan danLanjutkan membaca “REVOLUSI PENGERTIAN DAN PEMAHAMAN DINUL ISLAM”
Demokrasi Pancasila Satu Sistem Tata Kelola Dunia Baru
Pancasila merupakan intisari dari Pembukaan UUD-45 yang terdapat pada alinea ke 4 dengan dasar demikian maka Pancasila merupakan bagian yang tak terpisahkan dari UUD-45 keduanya merupakan satu kesatuan. Pembukaan UUD-45 berdasarkan marwah aslinya berisi gambaran umum tentang Ideologi negara, maka Pancasila sebagai intisarinya berfungsi sama. Presiden Soekarno pernah menegaskan pada saat menjelang usai Sidang KeduaLanjutkan membaca “Demokrasi Pancasila Satu Sistem Tata Kelola Dunia Baru”